What's up guys!! I'm back for the new spot. Do you know what it is? Definitely you don't know! Alright now I would like to talk about the 2011 event and it is the sweet memories for those who involve with it. It is the The Youth Adventura 2011. It was organized by the Advertising students and it was a huge success considering the fact that over 700 people came for the two-days event which was held at the Faculty's car park. The event was to promote Nestle, Kotex and Clairol Herbal Essences. There were lots of games and freebies were given away during the event. I got one. The Dean was so proud of the students because they put in so much effort and dedication to make that occasion a success. They also invite the celebrities such as Nubhan, Azmeer (composer) DJ Nas-T and so on. I have to admit that the crowd is getting crazy and enjoy for the whole session. The crowd went into massive frenzy when DJ Nas-T came and all of them got the chance to have a meet and greet session with the actor. Nubhan also made a special appearance right after the opening ceremony and the crowd was such a great sport and they sang along with him. Both of the artistes were glad that they had the chance to meet up with their fans in UiTM. Yes we rock the day!
Monday, July 30, 2012
2011 lost memory
Posted by PHARED SHAKUR at 12:23 PM 0 comments
Sunday, July 29, 2012
tuXeDo's tears
My heart hurts, it hurts so much. More I feel, my heart gets worn out
Don't hold back the person who's ready to leave
The journey ending with my lonely, feelings hiding behind my heart
Straying away from road of love, I've found myself being discarded by the levies of love
Me muttering my confession as if it's a surgery, you may not understand, but I still love you
If we can't be beside each other, I will just leave. Willing to do everything, now I will get going
Can no longer bear to look you've confined me in a cage. Blood pouring down, the sadness, happiness, those feelings we've shared
I can't longer bear to look, while I am still breathing. It would be better if I forget, so please stop this nonsense. The scars only getting deeper as it is watered
Your voice and breath, that long hair and its scent, everything all tangled and mixed with desiredness
You've waited long enough, but I've forgotten you
I sometimes held back my tears as I saw your face. I sometimes closed my eyes and prayed as I panicked that you might be gone as i wake from sleep
I've poked you and called your name as well, if wasn't enough I also bit you softly as well
I was relieved as I heard your whimper, then as I stared at you, I held back my tears and as I stared at you, I sometimes held back my desiredness
If you leave from my side, I've thought that I would follow you to the end of the world
You don't have to try to confined me, when I look at the branded image of you in my heart even if you don't try to be similar, when I look at you your existence, which co-exists with my love
The love which brightens my path, the wind softly soaking the dry soul. If walking through this path means throwing away all of my happiness. Then I'd rather rest beside you
Tears bursting and now i really miss you. I may try to forget, but I can't forget, if the world stops and if my heart stops again, by then, perhaps we will end this
It's not familiar no matter how I try, I know it's not familiar. Live within my heart, just live within my heart
Then it's alright even if I leave you. I am the one who's going to forget you, so stop this nonsense, the sadness, happiness, those feeling we've shared
Firstly I loved her more than anyone else. Secondly, I loved myself more than her. All of sudden, the feelings of 'LOVE' has disappeared. Now, I've finally realized that I have left your side :(
This story is not about me but it is based on someone's true story. Everybody says they look suit together and we can see their happiness moment each other. They so close, care of their love and always put their smile on face. Their parents know about their relationship and realize about that specialization. I don't think the distance is the major obstacles, because they believe each other. Suddenly, the men get the news that the girl has engaged with someone else. The boy love that girl so much, but what she give to him is the paint. i'm not try to blame that girl hundred percents, but please have a round table talk first with the boy. i feel so sorry to him. Be strong man. You're the man.
~phared shakur~
Posted by PHARED SHAKUR at 9:20 AM 0 comments
tiada KEDUA
Kita mungkin pernah merasakan betapa tidak beertinya hidup ini. Kita seperti manusia yang tiada gunanya dan fungsi lagi untuk terus menetap di dunia ini. Hari-hari yang berlalu dan silih berganti masa kita lalui dirasakan seperti tiada erti. Beban hidup terasa berat menjerat. Bagi yang tidak punya iman, mengakhiri hidup yang indah ini seringkali menjadi pilihan. Perlu kita semua sedar dan hayati makna hidup ini dengan sedalamnya. Hidup ini hanya akan ada untuk sekali sahaja, bukan dua dan juga tiada yang ketiga kalinya. Betapa bahagianya hidup ini apabila kita menjalaninya dengan penuh semangat dan harapan yang menggunung puncaknya. Betapa indahnya hidup ini apabila hari-hari yang kita lalui penuh dengan senyuman kebahagiaan dan sikap positif sesama insan dan memandang masa hadapan tanpa ada sengketa perbalahan sesama insan sehingga menerbitkan perbagai umpatan serta keburukan yang dicanang oleh insan. Masalah dan cubaan adalah bunga kehidupan kepada orang-orang beriman. Kembalilah kepada ALLAH apabila kita menghadapinya agar kita tenang mengharungi setiap laluan dugaan yang datang menimpa. Mahasiswa, mahasiswi dan masyarakat awam di luar sana adalah merupakan harapan bangsa dan AGAMA (ISLAM), tetapkanlah tekad kalian dalam menuntut ILMU. Maksimumkan nikmat keintelektualan yang dikurniakan ILAHI untuk kebahagiaan manusia, bukannya untuk merancang keruntuhan umat. Manfaatkan potensi diri yang ada kerana hidup ini hanya sekali sahaja wahai tuan-tuan sekalian. Jangan lupa bersolat dan teruskan berdoa sahabatku :)
assalamualaikum
~phared shakur~
Posted by PHARED SHAKUR at 1:03 AM 0 comments
Saturday, July 28, 2012
insomnia
Kedinginan malam menangkap rapi segenap pelusuk tubuhku, sapaan bayu mengoncang helaian rambut kusutku dan menyentap lamunan fikiranku dari terus membelai bintang serta angan tidak ternoktah. Di malam hari, aku berwatak seperti seekor burung hantu yang memburu mangsa dan mencari sebuah agenda. Entah dimana silapnya dan dari mana puncanya, benak aku terus tersungkur hilang arah mencari petanda jawapan yang masih tidak terungkap bicaranya. Insomnia itu kembali menghantui diriku seperti zaman persekolahan yang telah lama berlalu dahulu. Mata ini tidak mampu untuk terlelap walau berjuta saat dan beratus minit aku simpan untuk bersama lena yang indah. Namun mataku masih lagi enggan bermanja layu untuk berehat. Inginku meronta tetapi tidak berdaya, ingin aku berkata tetapi tiada teman bicara, sudah lebih seminggu aku menjalar di dalam kotak kamar pada malam hari dan hanya mampu menyingkap gajet kecil yang sentiasa bersedia untuk berkhidmat tanpa mengira masa, agarku mampu untuk menerjah ke susur siber, menghiburkan diri yang dirundung sengsara. Pada setiap waktu petang walaupun berada di bulan Ramadhan, aku terus berlari dan bersenam, namun apabila tiba waktu malam untuk beradu, aku tidak mampu untuk tidur seperti ahli yang lain. Selepas panggilan Subuh menjalankan tugas pertama dan selesai menunaikan kewajipan pertama dari tiang yang lima, barulah aku mampu untuk melelapkan mata dan terlena. Benar aku isi slot permasalahan itu dengan membaca Kalamullah dan membasahkan lidahku dengan Zikrullah, tetapi bimbang jika terus dihimpit dengan desakan insomnia ini, jadual kitaran harian hidupku akan menjadi tidak terurus dan kucar-kacir.
Detik malam mengundang pelbagai cetusan emosi, menerpa bermacam rencah kenangan lama yang rancak berdansa di benak fikiran sambil mengusik runtunan jiwa. Yang indah dan yang suram saling bertukar bayangan untuk melobi ekspresi hati dan senyuman. Lebih berirama jiwa apabila kita persetankan semua hamparan kenangan yang hadir untuk bermain dengan minda, penuhkan aktiviti malam ini dengan perkara yang lebih bermanfaat untuk diri sendiri agar apa yang kita lakukan itu mampu untuk menjadi pemangkin semangat serta ilmu pada masa hadapan. InsyaAllah. Seorang guru pernah berkata pada seorang pelajarnya yang bersongkok, pelajar itu memang pendiam dan jarang untuk menguntum senyuman. Pesan guru itu, pendidikan itu akan tetap menjanjikan masa depan yang lebih cerah dan cemerlang. Guru itu sangat memahami pelajar tersebut dan sehingga ke hari ini beliau masih mengingati pesanan gurunya itu. Pesanan itu telah dia jadikan sebagai tali penyimpul ikatan azam sehingga ke peringkat universiti dan dalam sisi kehidupannya.
Harus kita fahami, setiap yang menghirup udara di dunia ini akan berhadapan dengan pelbagai masalah, sama ada kecil atau besar. Jika hari ini aku mengeluh dan mengatakan insomnia merencatkan perjalanan rasional hidupku, aku sendiri akan tersentak kerana di luar sana masih ramai lagi yang berperang dengan asam garam kehidupan yang sama. Setiap yang berlaku telah direncanakan dan aku yakin Yang Esa sedang menguji diriku, begitu juga pada sekalian manusia yang masih bergelumang dengan hiruk pikuk noda dan dusta. Pernah diriku bertanya, adakah dunia ini bersikap kejam pada isi di dalamnya dan tidak berlaku adil? Rupanya aku hanya memperbodohkan diriku yang sudah pun jahil, yang bersikap kejam dan tidak adil adalah manusia itu sendiri, dan jika kita mempersoalkan dunia, itu bermakna aku mempersoalkan urusan Allah. Hina sungguh intelek pemikiran aku yang cetek iman dan ketandusan pedoman. Biarkan yang berlalu terus berlalu,jangan di usap dan dijaga jejaknya. Masalah yang dihadapi ini akan terus aku tempuhi dan yakin kekuasaan Allah akan merubah segalanya.InsyaAllah..amin..
assalamualaikum
~phared shakur~
Posted by PHARED SHAKUR at 1:34 PM 0 comments
Thursday, July 26, 2012
The Village
Let's go to Bendang!! Yeah. this is the time to play at the paddy field. For your information, one hundred students riding on three buses was headed for Kampung Sawah Sempadan, Tanjong Karang (my father hometown) a small town located about seven kilometers north of Kuala Selangor town, right after Pasir Penambang. These traditional fishing villages which made up of Malay and Chinese communities, have some excellent seafood restaurants. The purpose of this excursion was to fulfill one of the requirements of the elective subject, Communication and Change to give new experience to the students who had never been to a paddy field before. When they reached Kampung Sawah Sempadan, they saw the beautiful and fascinating view of green carpet like paddy fields that they only saw on television. It was in this village that the famous drama "Nur Kasih" acted by Remy Ishak and Tiz Zakyah was shot. When they finally reached there, everybody was taken in by the scenery and started snapping pictures and they were quite surprised when they were joyfully welcomed by the villagers. All of the students were assigned into groups and they made their way to their host families' homes. During the visit, it rained almost all the time. unlike in Shah Alam, the weather there was cold and some felt like staying there for good.
Posted by PHARED SHAKUR at 1:24 PM 0 comments
Wednesday, July 25, 2012
HEY! welcome freshies
What's up people out there, this is the revenge time! It's just a kidding. The next story is about the freshies at Malacca campus, we call it as the induction day. Induction day is one of the best methods of enhancing relationship with the new intakes. For every semester, senior students look forward to organizing the Induction Program to make the new students feel welcomed. This special activity will not only help create bonding but also assist those freshmen to get a feel of the community. In this semester, a total of 130 of first semester Diploma students joined their 32 lecturers in the Majlis Ramah Mesra. With induction it can made the students recognize all the seniors, and if they were meet them in Shah Alam the day they pursue their degree, it will help them a lot. When bidding welcome to the freshies, it is always about making new acquaintances among students as well as the renewal of ties between the Faculty's members from Shah Alam. It was also a treat for the newcomers seeing the Dean who obligingly was the VIP for the day. That's all :) ..fin..
Posted by PHARED SHAKUR at 12:59 PM 0 comments
polemik isu
Assamualaikum dan salam seribu sujud di bulan Ramadhan. Alhamdulillah hari ini sudah memasuki hari kelima kita berpuasa di dalam bulan turunnya Al-Quran. Syukur Alhamdulillah. Aktiviti harian saya masih sama seperti biasa dan bertenaga melayari saat-saat kehidupan seharian. Walaupun dalam keadaan berpuasa menahan lapar dan dahaga saya masih lagi melakukan rutin harian pada setiap petang iaitu berjogging sejauh 5-6 kilometer dan membaca buku untuk menambahkan ilmu pengetahuan pada setiap selepas Zohor. Itulah cara saya mengisi masa lapang dan tidak membiarkan masa yang ada dibazirkan sebegitu sahaja kerana apabila ia pergi meninggalkan kita, masa itu tidak akan kembali lagi, kerana ia terus berlalu untuk selama-lamanya dan hanya akan kekal sebagai lipatan kenangan dalam hidup kita. Azam saya pada bulan penuh barakah ini masih lagi sama seperti tahun-tahun sebelum ini iaitu ingin khatam 30 juzuk Al-Quran. Mungkin tahun lalu saya dapat khatam sebanyak 2 kali kerana saya manfaatkan waktu cuti yang ada sebelum kehadiran bulan Ramadhan dan diteruskan sehingga ke akhir bulan mulia tersebut. Namun pada tahun ini saya menikmati alunan bacaan Al-Quran selepas detik tengah malam dan disambung semula selepas Subuh. Bukan mahu untuk bersikap hipokrit dan bermegah dengan amalan yang dilakukan, tetapi ini adalah amalan yang saya praktikkan untuk menampung segala kelemahan yang ada pada diri serta mendidik diri ini agar sentiasa menginsafi segala kesilapan dan kesalahan yang pernah dilakukan sepanjang hari dari segi luaran dan dalaman. Ini juga sebagai satu cara saya mempromosikan amalan membudayakan Al-Quran dan meningkatkan amalan di dalam bulan yang penuh keajaiban ini. Kita dapat lihat golongan remaja dan belia pada hari ini lebih kerap membuka rangkaian media baru laman sosial seperti Facebook, Twitter, Tumblr, dan menonton televisyen daripada membuka naskah Al-Quran Kalamullah, mukjizat nabi Muhammad s.a.w yang kekal sehingga hari kiamat untuk kita menjadikan panduan hidup dan pegangan. Oleh itu sebagai khalifah akhir zaman, marilah kita bersama berpadu usaha mengembleng masa dan tenaga memacu diri dan keluarga memanfaatkan setiap isi hari yang ada pada bulan ini untuk beribadat dan menutup segala kekurangan yang ada demi menjadi insan yang lebih beriman dan beraklah disamping menanam tekad memburu malam Al-Qadar. InsyaAllah.
Panjang sungguh mukadimah yang saya tuturkan dalam baris ayat di atas. Isu dan topik yang ingin saya kupaskan dalam ruangan ini adalah berkaitan lagu dan mesej tersirat yang cuba dikongsikan oleh seseorang pengubah lagu dan pencipta lirik dalam buah tangan terbarunya. Pasti anda semua pernah mendengar bait lirik ini; "bawa aku pergi, pacu laju-laju kita lari dari realiti". Baris lirik itu terkandung dalam lagu yang bertajuk 'Bawaku Pergi' dendangan Zizan bersama KaKa. Lagu tersebut sepatutnya dinyanyikan oleh Malique bersama Ella, tetapi diberikan kepada Zizan kerana beliau tertarik dengan lagu tersebut serta tidak timbul langsung tentang 'NIAT" lagu tersebut. Lagu tersebut sedap untuk didengar dengan melodi yang santai dan menangkap halwa telinga pendengar. Namun mungkin ada yang masih tidak mengetahui bahawa lagu ciptaan MaliQue (Too Phat) itu telah diharamkan penyiarannya dari diputarkan dicorong-corong radio. Lagu ini diharamkan kerana mendapat gesaan daripada Presiden Majlis Permuafakatan Persatuan Ibu Bapa dan Guru Nasional (PIBGN), Prof Madya Datuk Mohd Ali. Beliau berpendapat lagu itu mengandungi unsur negatif yang boleh mendorong remaja untuk lari dari rumah. Adakah telahan ini berasas wahai pemikir veteran? Maaf kerana tidak bersetuju dengan pandangan beliau. Pada hemat saya isu remaja lari dari rumah mengikut teman lelaki, kahwin lari di selatan Thailand, ataupun dilarikan rakyat asing ke Lombok, Indonesia sudah kerap dipaparkan di kaca televisyen dan dada akhbar sebelum lagu tersebut diputarkan pada alat teknologi suara lagi. Isu itu telah lama berlaku di negara kita dan jika lagu tersebut tidak dimainkan lagi atau tidak pernah wujud sekalipun perkara remaja lari dari rumah akan tetap berlaku di seluruh negara. Adakah pihak terbabit cuba membangkitkan perkara lapuk yang umum sudah mengetahui dan mencipta 'kambing hitam' untuk dipersalahkan di dalam mana-mana persidangan ataupun forum? Tidakkah pihak berkenaan merasa tindakan tersebut telah menindas pihak pencipta lagu tanpa membawa perkara itu ke muka pengadilan dan meminta penjelasan dari pengkarya lagu terbabit terlebih dahulu? Perkara ini ternyata telah menabur pasir ke periuk nasi seseorang dan bersikap kebudak-budakkan. Keputusan telah dilakukan oleh individu, panel yang tidak adil, cetek ilmiah dan berkepentingan politik.
Lagu 'Bawaku Pergi' berkisar mengenai kehidupan MaliQue sendiri yang telah berkahwin selama beberapa tahun dan telah dikurniakan cahaya mata perempuan hasil perkongsian hidup bersama isteri yang juga seorang aktres bernama Melissa Maureen Rizal, tetapi masih sibuk dengan kerja dan jarang-jarang dapat peluang bersama isteri. Lagu ini dicipta dari 'point of view' si isteri untuk suaminya. Sang isteri berangan-angan mahu bercuti ke Tibet/Nepal sebagai tempat berbulan madu dan kerana itulah terdapatnya ayat 'puncak dunia kita duga'. Jika seseorang mempunyai asas geografi di zaman persekolahannya pasti akan mengetahui bahawa puncak dunia yang dimaksudkan terletak di banjaran Himalaya atau lebih dikenali sebagai 'Bumbung Dunia' iaitu Everest. Di situ juga wujudnya haiwan mitos bernama Yeti yang dikatakan mendiami tanah tinggi di situ. Malique sendiri selalu berimpikan untuk pergi ke Indochina menggunakan jalan darat dan dari situlah terciptanya bait 'pergi lebih lama, pergi lebih jauh'. Saya yakin Malique menulis lirik tersebut sebagai seorang dewasa yang tiada niat negatif untuk disebarkan dan setiap orang mempunyai impian dan angan-angan dalam hidup. Kita harus sedar garis sempadan dunia hidup kita di Malaysia tidak hanya berakhir di Siam tetapi masih ada beratus negara yang ada di luar sana untuk kita jelajah dan terokai.Setiap orang ada kebebasan untuk bersuara dan menceritakannya kepada sesiapa yang dia berkehendakkan.
Apa yang terjadi pada hari ini adalah hasil karya seseorang itu telah dihukum tanpa keadilan. Jika kita berfikir dengan positif sebelum melatah kerana selalu bersikap negatif dan lemah pemikiran seperti yang terjadi pada pemikir veteran tersebut, jika kita sudah membesarkan anak selama berbelas tahun atau 20 tahun tetapi anak tersebut hanya mendengar lagu yang hanya berdurasi 4 minit, adakah dia sudah lari dari rumah? Pakcik perlu sedar bukan semua benda di dunia ini berniat untuk mencederakan pakcik dan keluarga pakcik. Itu cuma hanyalah sebuah lagu dan mendapat kelulusan dari pihak yang berwajib. If you don't like a certain food, you just leave it. You don't go around telling the whole country that they shouldn't taste it too. To whomever it may concern, you can start by being fair if not smart. Don't let the world laugh at you over another childish issue blown out of proportion.
Saya beranggapan bertitik tolak dari kes pengharaman lagu inilah Malique telah mencipta lagu 'Aku Maafkan Kamu' lagu duet beliau bersama Jamal Abdillah sebagai luahan beliau kepada pihak yang mengusulkan isu tersebut. Persoalan yang timbul sekarang adalah siapa yang sebenarnya negatif?
Saya sekadar meluahkan rasa tidak puas hati di dalam lapangan blog ini dan saya memihak kepada MaliQue kerana beliau tidak bersalah dan ditindas secara terang-terangan tanpa disoal siasat di muka pengadilan. Ini hanya dari perspektif saya dan mungkin berbeza dengan tanggapan anda, dan saya mohon maaf jika coretan saya ini mengguris perasaan dan hati para pemerhati di luar sana. Segala teguran anda saya ambil untuk kebaikan di masa hadapan. InsyaAllah. Assalamualaikum
~phared shakur~
Posted by PHARED SHAKUR at 2:12 AM 0 comments

